Remunerasi PNS 2014

Remunerasi PNS TNI POLRI & Tunjangan Kinerja

Alasan Penyebab Honorer K1 Tidak Masuk Kriteria (TMK)

logo kemenpan rb Alasan Penyebab Honorer K1 Tidak Masuk Kriteria (TMK)Alasan Penyebab Honorer K1 Tidak Masuk Kriteria (TMK) – Teman-teman Honorer kategori I (K1) yang telah masuk dalam database pasti harap-harap cemas apakah mereka bisa diangkat untuk menjadi CPNS. Dasar kecemasan itu adalah mereka tidak otomatis diangkat menjadi CPNS, tetapi harus memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan oleh KEMENPAN dan BKN.

Saat ini pemerintah telah menyerahkan alokasi formasi tenaga honorer  kategori I yang telah memenuhi kriteria (MK) yang telah ditandatangani Kepala BKN dan Kepala BPKP kepada 402 instansi, terdiri dari 29 kementerian/lembaga negara dan 373 pemerintah daerah untuk proses penetapan NIP. Untuk instansi lain masih dalam proses audit untuk tujuan tertentu (ATT) dan Quality Assurance (QA), yang akan diselesaikan secara bertahap sesuai dengan data pendukung yang dikirim oleh instansi bersangkutan.

Perlu diketahui, dari hasil verifikasi ulang hingga tanggal 6 Desember 2012  hasilnya 52.151 honorer K1 dinyatakan memenuhi kriteria (MK). Sisanya, sebanyak 19.000 masih dalam proses Qa dan ATT. Hasil QA dan ATT itu harus ditandatangani Kepala BKN dan Kepala BPKP untuk ditetapkan menjadi tambahan formasi pada masing-masing instansi oleh Menteri PAN dan RB. Hingga tanggal 15 Januari 2013, hasil sementara penanganan proses situ telah diterima 5.882 sebagai data pendukung untuk proses pengambilan keputusan, sedangkan sisanya sebanyak 13.434 masih dalam proses QA dan ATT.

Berikut Alasan Penyebab Honorer K1 Tidak Masuk Kriteria (TMK),  yakni :

1. Sumber pembiayaan non APBN/APBD;

2. Pembayaran gaji tidak terus menerus, ada yang dalam setahun tidak dibayar 1 bulan, dua bulan, atau lebih dari 2 bulan;

3. Data keuangan/SPJ palsu/fiktif;

4. Pembayaran honornya di-SPJ-kan pada sumber lain;

5. Bekerja di instansi swasta;

6. Tidak terdapat dalam database BKN yang diperiksa BPKP;

7. Berkas keuangan tidak lengkap selama 5 tahun;

8. Tidak dapat menjalankan tugas/meninggal dunia;

9. Telah lolos menjadi PNS melalui jalur umum;

10. Tidak dapat diyakini pembayaran 2005 – 2010;

11. Lulus ujian saringan  tapi tidak ada formasi;

12. Tidak bekerja lagi sebagai tenaga honorer.

Silahkan cek nama anda di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Biro Kepegawaian di Instansi masing-masing apakah masuk dalam daftar honorer k1 yang akan diberikan NIP awal tahun ini. Apabila nama anda tidak tercantum, berarti ada kriteria yang tidak terpenuhi untuk diangkat menjadi CPNS.

Apabila adanya dugaan oknum PNS yang melakukan rekayasa terhadap input data uji publik, Wamen mengatakan bahwa sampai saat ini tengah dilakukan pengumpulan bukti atas pengaduan masyarakat. Bagi PNS, penegakan disiplin diatur dengan PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. Dalam hal ini, sanksinya mulai dari hukuman disiplin ringan, sedang hingga berat, sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan oknum PNS dimaksud.

Namun penegakan disiplin itu tidak mengurangi tindakan hukuman pidana, apabila terdapat tindakan pemalsuan atau penyalahgunaan jabatan atau tindak pidana lainnya, baik dalam melakukan pendataan, verifikasi dan validasi, quality assurance, maupun audit tujuan tertentu

Incoming search terms:

The Author

Remunerasi PNS

Terima Kasih anda telah mengunjungi situs RemunerasiPNS.Com. Kami akan selalu memberikan informasi terbaru mengenai remunerasi, tunjangan kinerja, penerimaan cpns, sekolah kedinasan, guru, perawat, TNI, POLRI, beasiswa, dll

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Remunerasi 2014 & Penerimaan CPNS 2014 © 2014 Frontier Theme
close

site tracking with Asynchronous Google Analytics plugin for Multisite by WordPress Expert at Web Design Jakarta.