Remunerasi PNS 2014

Remunerasi PNS TNI POLRI & Tunjangan Kinerja

Remunerasi PNS Dianggarkan Rp.22 Triliun

logo kemenpan rb Remunerasi PNS Dianggarkan Rp.22 TriliunRemunerasi PNS Dianggarkan Rp.22 Triliun. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar yang menyatakan pemerintah telah menyiapkan Rp 22 triliun untuk program remunerasi pegawai negeri sipil.

“Rp 22 triliun untuk 76 kementerian atau lembaga,” ujar Azwar seusai peluncuran sistem Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) online di kantornya, Rabu, 20 Juni 2012. Hasil penilaian tersebut akan berpengaruh pada remunerasi yang diterima para PNS.

Azwar menjelaskan, tahun ini kementeriannya mengundang 40 kementerian/lembaga dalam sistem PMPRB online dan melibatkan 99 instansi pemerintah di tingkat daerah untuk pilot project. Sebelumnya, 36 kementerian/lembaga sudah melaksanakan sistem reformasi birokrasi terhitung sejak 2008.

Namun, 36 kementerian/lembaga itu masih menggunakan sistem lama–yang nantinya juga akan beralih ke sistem PMPRB online. Dengan sistem online, Azwar mengatakan, semua instansi bisa menilai faktor-faktor yang perlu diperbaiki. Azwar mengungkapkan masyarakat bisa mengakses penilaian tersebut. Namun Azwar menuturkan belum ada teknis konkret untuk masyarakat yang ingin mengakses penilaian itu.

Azwar mengatakan, sistem penilaian online tersebut mampu menghemat pengeluaran instansi. “Seperti penghematan uang jalan,” ujar Azwar.

Remunerasi, kata Azwar, hanyalah ujung dari penilaian tersebut. Menurut Azwar, yang terpenting dalam penilaian itu adalah nilai perubahan. Ia menjelaskan seluruh kementerian/lembaga harus mengaplikasikan sistem penilaian online tersebut yang nantinya menjadi one-single tool. Tanpa sistem itu, kata Azwar, Kemenpan tidak bisa memberikan penilaian.

Sejauh ini baru Kementerian Keuangan yang menerima remunerasi 100 persen. Kemenpan sendiri, kata Azwar, baru mendapatkan 40 persen. Ia berharap kelak bisa mendapatkan 70 persen remunerasi.

Pada prinsipnya, kata Azwar, instansi yang ingin mengikuti proses reformasi birokrasi harus mengaplikasikan sistem online tersebut. “Kalau tidak ikut sistem ini, ya tidak ikut reformasi,” kata Azwar. Namun, ia mengatakan belum ada sanksi yang diterapkan bagi instansi yang menolak sistem online tersebut.

Adapun faktor yang dinilai dalam PMPRB meliputi sembilan hal. Kesembilan faktor tersebut mencakup manajemen perubahan, penataan peraturan perundang-undangan, penataan organisasi, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta monitoring dan evaluasi.

Sumber

Incoming search terms:

The Author

Remunerasi PNS

Terima Kasih anda telah mengunjungi situs RemunerasiPNS.Com. Kami akan selalu memberikan informasi terbaru mengenai remunerasi, tunjangan kinerja, penerimaan cpns, sekolah kedinasan, guru, perawat, TNI, POLRI, beasiswa, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Remunerasi 2014 & Penerimaan CPNS 2014 © 2014 Frontier Theme
close

site tracking with Asynchronous Google Analytics plugin for Multisite by WordPress Expert at Web Design Jakarta.