DAFTAR PENERIMA PENGHARGAAN KALPATARU TAHUN 2012

Wednesday, June 6th 2012. | Artikel Umum, Serba - Serbi

lambang kalpataru DAFTAR PENERIMA PENGHARGAAN KALPATARU TAHUN 2012Kalpataru berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti pohon kehidupan. Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. Berikut ini adalah Daftar Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2012 :

Kategori Perintis Lingkungan

  1. Galuh Saly, beralamat di Desa Batumandi, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil melakukan pembibitan gaharu sebanyak 1.640.000 pohon, Sosialisasi, pembinaan dan pelatihan mengenai Gaharu;
  2. Ishak Idris, beralamat di Jalan Ujong Bau KM Nol, Kelurahan Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Provinsi Aceh secara gigih melalukan penanaman mangrove di kawasan Iboih seluas 32 hektar dan melakukan patroli rutin seminggu dua kali untuk pengamanan Kawasan Laut di Lhok Iboih dan sekitarnya;
  3. Ali Mansyur, beralamat di Jenu RT. 002 RW. 001, Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur secara konsisten menanam 1.519.056 mangrove dan tanaman lainnya di pesisir pantai Tuban seluas 134,8 hektar dan membibitkan mangrove dan tanaman lainnya sebanyak 7.469.000 bibit.

Kategori Pengabdi Lingkungan

  1. Siti Badriyah, beralamat di Desa Dengok, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul berhasil mengimplementasikan Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan dengan mencetak 400 Tutor Keaksaraan seprovinsi daerah Istimewa Yogyakarta dan menghasilkan 4.000 warga Keaksaraan seprovinsi DIY mengimplementasikan EfSD dalam kehidupan sehari-hari
  2. Ali Muryati, beralamat di Jalan Jambore 4 Nomor 194, LK VIII, Kelurahan Beragam, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara berhasil mengajarkan pendidikan karakter bagi guru dan siswa TK/PAUD dan ibu-ibu PKK se Kota Binjai serta mengajak masyarakat desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang untuk menanam Mangrove bersama Yayasan Yagasu dan BLH Propinsi Sumatera Utara;
  3. Rahmat Arifin, beralamat di Jalan Aur Duri, Kelurahan Aur Duri, Kecamatan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi melakukan patroli rimba untuk mencegah perburuan liar harimau sumatera dan satwa mangsanya, serta melakukan pengamanan terhadap habitat harimau sumatera di dalam kawasan TNKS dan Melakukan mitigasi/ penanganan konflik manusia dengan harimau sumatera melalui pendekatan kearifan lokal.

Kategori Penyelamat Lingkungan

  1. KPSP Setia Kawan, beralamat di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur; Selama 22 tahun berhasil membangun 883 unit instalasi biogas di 12 desa dan mengembangkan energi alternatif di 1.215 KK di 12 desa menggunakan biogas untuk masak, penerangan dan pemanas air;
  2. Kelompok Masyarakat Penyelamat Hutan Suci Wenara Wana, beralamat di Desa Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali melakukan konservasi populasi monyet ekor panjang (Macaca facicularis) sejak tahun 1999 dan pada tahun 2011 jumlah populasi monyet ekor panjang 605 ekor;
  3. Kelompok KP3 Oi Seli, beralamat di Desa Maria Utara, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil menyelamatkan dan memberdayakan 12 sumber mata air di Maria Utara, rehabilitasi 435 hektar lahan kritis kebun dan hutan lindung, revitalisasi 500 hektar sawah tadah hujan menjadi sawah berpengairan,mengalirkan air bersih dan air pengairan sawah dari sumber mata air sepanjang 8 kilometer.

Kategori Pembina Lingkungan

  1. Samuel Oton Sidin, beralamat di Jalan Adi Sucipto Km. 9,6 RT. 005 RW. 011, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat melakukan penanaman kembali pada lahan kritis, melestarikan dan menjaga berbagai jenis tumbuhan dan binatang asli Kalimantan, pembibitan jenis tanaman kayu-kayuan, bambu, buah-buahan dan rotan dan melakukan penyuluhan pelestarian lingkungan;
  2. Josrizal Zain, beralamat di Jalan Rasuna Said Nomor 90A, RT.02, RW.II, Kelurahan Balai Nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat melakukan perbaikan bantaran sungai dengan pemasangan baronjong, penanaman pohon pelindung dan pembinaan para penambang liar, menciptakan kondisi Pasar Tradisional “Ibuh” dari semula pasar ini sangat becek, membina 2500 pedagang kaki lima dan mengembangkan KUK/KUBE dengan mengelola sampah pasar menjadi kompos berkualitas;
  3. R. Haryo Ambar Suwardi, beralamat di Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan Hutan Rakyat, Hutan Desa, Gerakan Sekolah Hijau dan Program Konservasi Hutan.

Selamat Kepada Seluruh Penerima Penghargaan

tags: , , , , , , , , ,