Remunerasi PNS 2014

Remunerasi PNS TNI POLRI & Tunjangan Kinerja

Prajurit Penjaga Perbatasan Bergaji Ganda

logo tni Prajurit Penjaga Perbatasan Bergaji GandaPRAJURIT TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan Indonesia-Filipina, memiliki suka duka tersendiri. Sukanya karena mereka mendapat tunjangan khusus setara satu bulan gaji. 

Selain tunjangan khusus setara gaji sebulan, prajurit juga mendapat tunjangan lain untuk kebutuhan konsumsi di tempat tugas. “Jadi prajurit yang dipercaya menjalankan tugas di pulau terluar Indonesia ini dobel gaji,” kata Pangdam VII/Wirabuana, Mayor Jenderal Muhammad Nizam, kemarin.

Tunjangan khusus bagi prajurit ini sebagai wujud penghargaan sekaligus motivasi bagi prajurit yang bertugas di pulau terpencil. Sehingga dengan tunjangan khusus ini, prajurit merasa mendapat perhatian sepadan dengan tugas berat, dan beban mental yang dihadapi selama bertugas di posko perbatasan Indonesia-Filipina. 

Nizam menambahkan bahwa penugasan prajurit TNI di perbatasan Indonesia-Filipina pada umumnya tidak ada masalah serius, apalagi sejauh ini kerja sama kedua negara mengenai masalah perbatasan terjaling dengan baik. Namun yang menjadi masalah utama adalah pencurian ikan nelayan dan penyelundupan.

Makanya peran satgas pengamanan di perbatasan ini sangat penting untuk meminimalisir pencurian ikan dan penyelundupan. Enam pulau terluar yang jadi perhatian besar Kodam VII/Wirabuana yakni Miangas, Marore, Marampit, Matutuang, Kawalusu, dan Tinakareng. 

Menurut Nizam, kekuatan personel yang ditempatkan di enam pulau terluar Indonesia wilayah Kodam VII/Wirabuana itu sudah memadai. “Yang kita hadapi bukan kekuatan bersenjata. Apalagi di sana juga sudah ada TNI AL dan kepolisian,” jelasnya.

Danyon 712/Wiratama, Letkol Sri Widodo, menambahkan bahwa prajurit yang diberi amanah itu, telah melalui seleksi baik fisik maupun mental, sehingga prajurit ini memiliki keterampilan dan profesionalisme. 

“Kita lakukan pratugas selama tiga bulan. Kalau memang dianggap belum layak bertugas di perbatasan kita tidak kirim,” kata Widodo.

Sebanyak 103 prajurit yang dikirim ke perbatasan Indonesia-Filipina ini tiba di Miangas, Rabu, 30 November setelah menempuh perjalanan laut selama 16 jam menggunakan KRI Teluk Parigi-539.

Salah seorang prajurit Yonif 712/Wiratama, Doni D, mengaku bangga ditugaskan di perbatasan untuk pertama kalinya. “Saya bangga bertugas di perbatasan. Di sini kita akan mendapat banyak pengalaman,” kata Doni.

Prajurit penjaga perbatasan ini tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe pukul 07.30. Pangdam dan rombongan prajurit disambut Sekkab Kepulauan Sangihe, M Branus. Kemudian dilanjutkan kunjungan ke Kodim 1301/Satal.

Dua jam di pulau ini, pangdam melanjutkan perjalanan menuju Pulau Marore, dengan jarak tempuh selama empat jam

 

Sumber : harian Fajar

Incoming search terms:

The Author

Remunerasi PNS

Terima Kasih anda telah mengunjungi situs RemunerasiPNS.Com. Kami akan selalu memberikan informasi terbaru mengenai remunerasi, tunjangan kinerja, penerimaan cpns, sekolah kedinasan, guru, perawat, TNI, POLRI, beasiswa, dll

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Remunerasi 2014 & Penerimaan CPNS 2014 © 2014 Frontier Theme
close

site tracking with Asynchronous Google Analytics plugin for Multisite by WordPress Expert at Web Design Jakarta.