Bupati Bangka Minta Kenaikan Insentif PNS Jangan Dikaitkan Politis
BANGKA – Rencana Pemkab Bangka untuk menaikan insentif PNS dalam usulan RAPBD Tahun 2012 jangan dikaitkan dengan hal-hal politis. Pasalnya kenaikan insentif dilakukan karena adanya kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Bangka.
“Apapun niat kalau dihubungkan kesitu (politik–red) sepertinya tidak baik kan? Tetapi pada saat tidak dinaikkan bilangnya kok tidak ada kenaikan. Jadi bagaimana yang benarnya?” ungkap Bupati Bangka H Yusroni Yazid, Sabtu (3/12/2012) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.
Untuk itu menurutnya lebih baik menanyakan langsung ke para PNS setuju tidak dinaikkan insentifnya. “Jangan tanya sayalah, dewan kan lembaga politik, kalau berpikir politik terus kapan bisa maju, bisa menganggarkan untuk mereka. Jadi saya berani menegaskan tidak ada (unsur politisnya),” tegas Yusroni.
Diakuinya kenaikan insentif itu bukan hanya untuk para PNS tetapi juga untuk para perangkat desa. “Nanti kalau saya bilang dewan tak setuju marah pulakan?” kata Yusroni.
Disinggung adanya kekhawatiran dewan insentif ini nanti tahun 2012 naik tetapi tahun 2013 mendatang tidak naik menurutnya, jika sudah naik insentif jarang turun.
“Paling tidak bertahanlah, tetapi saya pikir wajarlah bertahan karena anggarannya ada, kalau anggarannya tidak ada tidak mungkin kami naikkan? Kalau ada dinaikkan,” jawab Yusroni.
Ia menilai jika semua dihubungkan dengan hal-hal politis semua gerakannya nanti dinilai politis
Sumber : Bangka Pos

