Remunerasi PNS 2014

Remunerasi PNS TNI POLRI & Tunjangan Kinerja

Anggaran Kemenhan dan TNI sebesar 7,6 Triliun untuk remunerasi atau tunjangan kinerja di lingkungan Kemenhan-TNI

logo kemenhan Anggaran Kemenhan dan TNI sebesar 7,6 Triliun untuk remunerasi atau tunjangan kinerja di lingkungan Kemenhan TNIJAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Mohammad Syahfan Badri Sampurno mendukung anggaran Kementerian Pertahanan dan Keamanan (Kemenhan) dan TNI sebesar 7,6 Triliun untuk remunerasi atau tunjangan kinerja di lingkungan Kemenhan-TNI. Diharapkan remunerisasi tersebut mampu meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan kesejahteraan anggota TNI dan pegawai Kemenhan.

“Saya sangat mendukung anggaran Kemenhan-TNI sebesar 7,6 Triliun untuk remunerasi. Kita berharap semoga remunerasi ini akan mampu meningkatkan kinerja, profesionalitas dan kesejahteraan TNI/Kemenhan” kata Syahfan dalam keterangan persnya kepada Okezone, Selasa (13/12/2011).

Komisi I, kata Syahfan memastikan akan terus mengawasi secara ketat agar anggaran renumerasi tersebut agar tetap berada pada koridor yang benar yaitu diperuntukkan bagi pegawai Kemenhan dan anggota TNI bukan dialihkan ke program lain.

“Kita akan terus mengawasi dan memastikan bahwa Anggaran renumerasi Kemenhan-TNI, tetap berada pada koridor yang benar dan tidak dialihkan ke program lain,” tambahnya.

Selain itu, Syahfan juga menyampaikan hal yang berkaitan kerjasama pertahanan atau pengadaan Alutsista TNI dengan negara Korea Selatan dan Negara sahabat lainnya, harus sesuai dengan tawaran untuk meningkatkan industri nasional dalam menguasai teknologi militer dan meningkatkan sistem pertahanan strategis serta meningkatkan kemampuan industri nasional dalam merancang, memproduksi dan mendukung pemeliharaan pesawat tempur.

Walaupun demikian, komisi I DPR tetap mengawasi dan mengkritisinya agar di masa mendatang tidak membawa dampak yang dapat merugikan bangsa kita.

“Terkait dengan kerjasama dengan Korsel dan negara sahabat lainnya. Komisi I tetap akan mengkritisi dan mengawasi guna tidak terjebak pada kesalahan dan merugikan bangsa kita di kemudian hari” terang Syahfan

Politikus PKS itu juga meminta Kemenhan memilih skala prioritas dan yang kita perlukan, terutama sesuai dengan rencana MEF, bukan barang rongsokan, tidak mengganggu atau membebani APBN serta ada proses alih teknologi (join production). Oleh karena itu, jika menguntungkan bangsa kita akan kita setujui. Tetapi kalau merugikan postur anggaran, kita tidak akan setujui. Karena hal ini menyangkut uang rakyat.

“Rencana pemerintah akan melakukan pinjaman Luar Negeri untuk memenuhi Alutsista. Menurut kami, harus dipilah dan dipilih mana yang kita perlukan terutama sesuai dengan rencana MEF, bukan barang rongsokan, tidak mengganggu atau membebani APBN serta ada proses alih teknologi (join production).” tandasnya.

Incoming search terms:

The Author

Remunerasi PNS

Terima Kasih anda telah mengunjungi situs RemunerasiPNS.Com. Kami akan selalu memberikan informasi terbaru mengenai remunerasi, tunjangan kinerja, penerimaan cpns, sekolah kedinasan, guru, perawat, TNI, POLRI, beasiswa, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Remunerasi 2014 & Penerimaan CPNS 2014 © 2014 Frontier Theme
close

site tracking with Asynchronous Google Analytics plugin for Multisite by WordPress Expert at Web Design Jakarta.